Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran pengenalan organ tubuh manusia berbasis Augmented Reality (AR) berhasil dirancang dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa di SMP Negeri 1 Bua. Aplikasi ini mampu menampilkan model 3D organ tubuh manusia seperti jantung, otak, paru-paru, hati, dan ginjal, yang dilengkapi dengan animasi sederhana untuk memperlihatkan fungsi dari masing-masing organ. Hal ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik dibandingkan metode konvensional. Penerapan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi menghasilkan aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran tambahan di sekolah. Meskipun demikian, aplikasi ini masih membutuhkan validasi ahli media dan respon pengguna untuk memastikan kelayakan secara keseluruhan. Secara umum, aplikasi AR ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif dalam mengenalkan organ tubuh manusia, karena mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
Copyrights © 2026