Penyakit asam lambung merupakan gangguan kesehatan yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan penanganan diagnosis yang cepat serta tepat. Puskesmas Tolala, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara mengalami kendala dalam proses diagnosis penyakit asam lambung, di antaranya kesulitan mengenali gejala yang sering menyerupai gangguan lain, prosedur diagnosis manual yang kurang efisien, serta pencatatan riwayat medis yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pakar yang mampu membantu tenaga medis dalam mendiagnosis penyakit asam lambung secara lebih akurat dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah Forward Chaining sebagai mekanisme penalaran sistem, dengan pendekatan pengembangan perangkat lunak Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman Dart dan basis data MySQL, serta dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box serta validasi oleh ahli dan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi sistem pakar berhasil diimplementasikan dengan baik. Berdasarkan penilaian ahli diperoleh nilai validasi akhir sebesar 3,64 dengan kategori Sangat Layak, sedangkan penilaian pengguna menghasilkan nilai 3,35 dengan kategori Layak. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi proses diagnosis penyakit asam lambung di Puskesmas Tolala.
Copyrights © 2026