Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna
Vol 7 No 2 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)

Optimalisasi Penguatan Pengelolaan Makanan Tambahan (Pmt) Berbahan Lokal Melalui Penguatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Menurunkan Insidence Rate Stunting

DEWI SARI (Universitas veteran bangun nusantara)



Article Info

Publish Date
26 Jul 2026

Abstract

Hasil analisis situasi dari data Potensi Dinamis Bulan Januari Tahun 2025Kecamatan Manyaran menunjukkan jumlah balita rentan usia 0-4 tahun sebanyak 430balita, dan 10,2% dintaranya kelompok balita berisiko. Keberadaan ladang KelompokWanita Tani (KWT) yang dimanfaatkan sebagai mata pencahariaan warga desa belumoptimal dan umumnya masih bersifat tradisional. Keberadaan lahan milik KWT merupakanpotensi penurunan stunting dengan pendekatan sektor pertanian dan kesehatan.Penguatan kapasitas KWT melalui pemanfaatan lahan untuk kebun gizi, serta integrasidengan program kesehatan untuk meningkatkan status gizi keluarga dan menurunkanangka stunting. Keberhasilan penurunan stunting juga perlu melibatkan karang tarunadengan peran strategis melalui edukasi dan kampanye gizi, pendampingan keluargaberisiko stunting, inovasi program berbasis lokal yang kolaborasi dengan KWT denganmembuat konsep Nutri Garden yaitu konsep kebun yang berfokus pada pemenuhan gizi(nutrisi) melalui penanaman berbagai tanaman pangan sehat, terutama sayur, buah, dantanaman herbal, selain itu hasil olahan dari nutri garden disiapkan sebagai PemberianMakanan Tambahan (PMT) berupa mie sehat yaitu mie yang dibuat dengan memanfaatkanbahan-bahan alami yang ditanam di ladang KWT. Tujuan Pelaksanaan Kegiatan.Berdasarkan beberapa kendala tersebut, tim pengusul berupaya membantu denganbeberapa solusi yang menjadi dasar menjalani kegiatan pengabdian masyarakat dengantujuan memanfaatkan lahan pekarangan untuk penyediaan pangan bergizi berbasis lokalmelalui konsep Nutri Garden, mengintegrasikan hasil pertanian dalam menghasilkanproduk olahan dari Nutri Garden berkualitas melalui teknologi modern untuk menurunkanangka stunting, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Karang Taruna dalampembuatan produk usaha hasil pertanian berbasis pangan lokal berupa mie sehat,mengoptimalkan produk hasil olahan menjadi sumber KWT Lemah Ireng hingga ke luarwilayah, dan membantu Karang Taruna dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. solusiyang ditawarkan adalah Penerapan teknologi dan Inovasi, sosialisasi, Pelatihan danpendampingan pelatihan pemilihan komoditas pangan bergizi pencegah stunting, pelatihanpengolahan hasil ladang menjadi PMT/MPASI dan bahan baku mie sehat, pelatihanmanajemen produksi dan pencatatan sederhana, dan pelatihan pengemasan danhigienitas pangan. pelatihan pengelolaan Nutri Garden dan pupuk organik, pelatihanpengolahan mie sehat, pelatihan kewirausahaan dan perhitungan biaya usaha, dan pelatihan pemasaran digital, Penerapan teknologi dan pendampingan mesin penggilingmie sehat berbahan stainless steel food grade dan vacuum sealer untuk meningkatkannilai tambah produk hasil ladang KWT dan Pembahasan keberlanjutan program. Hasilpengabdian kepada mitra bahwa ada perubahan sebelum dan setelah diberikanpenyuluhan dengan persentase perubahan nilai sebesar 14,57%, sementara padakarang taruna setelah diberikan penyuluhan dengan persentase perubahan nilaisebesar 19,6%. Kesimpulan Mitra sangat antusias meengikuti program pengabdiandengan antusias hal ini diwujudukan memalui peningkatan pengetahuan mitra untukmemahami pentingnya pengendalian stunting di Punduhsari Manyaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

TTG

Publisher

Subject

Religion Computer Science & IT Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health

Description

Focus and Scope The Journal of Appropriate Technology Services (JPTTG) has a vision and mission of community development with technology. In line with this vision and mission, JPTTG receives and publishes relevant service results with the application, training and understanding of technology to the ...