Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cashless behavior Generasi Z, financial technology awareness, dan religiusitas terhadap partisipasi Islamic Social Finance (ISF) digital pada mahasiswa Indonesia dan Malaysia. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan 23 item pernyataan berskala Likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cashless behavior (t = 7,800; Sig. = 0,000) dan financial technology awareness (t = 3,272; Sig. = 0,007) berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi ISF digital, sedangkan religiusitas berpengaruh signifikan dengan arah negatif (t = −3,114; Sig. = 0,009). Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 86,2% variasi partisipasi ISF digital (F = 24,990; Sig. = 0,000). Temuan ini mengimplikasikan bahwa platform ISF digital perlu diintegrasikan secara strategis ke dalam ekosistem pembayaran digital yang sudah digunakan oleh Gen Z, sembari memperkuat literasi syariah yang menjembatani antara religiusitas dan tindakan filantropi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian tiga determinan utama dalam kerangka komparatif lintas negara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Copyrights © 2026