Persentasi angka pengguna internet bagi remaja menuju dewasa berusia 19-24 pada tahun 2017-2019 adalah 22,12%, 20,23%, 18,72%. Dengan tingginya angka tersebut menjadikan mahasiswa sebagai salah satu sasaran dakwah di Instagram. Mahasiswa mempunyai sifat keingintahuan yang tinggi dalam hal keagamaan. Mahasiswa mulai dapat berpikir kritis terhadap ajaran agama yang dianutnya. Untuk memenuhi rasa keingintahuan tersebut maka banyak mahasiswa yang mencari informasi lewat media sosial khususnya Instagram. Mahasiswa yang mengakses konten-konten dakwah di Instagram maka secara tidak langsung akan mempengaruhi religiusitasnya. Dalam hal ini pokok permasalahannya adalah seberapa besar pengaruh konten dakwah di Instagram terhadap religiusitas mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang angakatan 2017-2020. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten dakwah di Instagram terhadap perilaku kognitif mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Imam Bonjol Padang Angkatan 20217-2020 (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten dakwah di Instagram terhadap perilaku afektif mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Imam Bonjol Padang Angkatan 20217-2020 (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten dakwah di Instagram terhadap perilaku konatif mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Imam Bonjol Padang Angkatan 20217-2020.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan explanative korelation. Dengan menggunakan teknik total sampling, data yang dikumpulkan melalui penyebaran kusioner atau angket. Alternative jawaban menggunakan skala likert serta penghitungan data menggunakan program SPSS 2.1.
Copyrights © 2025