Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Nilai tambah kedelai menjadi tempe pada Industri Tempe Monas di Kota Palu dan Menganalisis pendapatan Usaha Tempe. Metode penentuan responden dilakukan secara sengaja (Purposive), responden yang dipilih sebanyak 5 orang yaitu Pimpinan Industri Tempe Monas, karyawan bagian pengolahan dan karyawan bagian pengemasan. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatandannilaitambah (pendapatan dan nilai tambah Usaha Tempe pada Industri Tempe Monas di Kota Palu). Hasil penelitian menunjukkan besarnya pendapatan pada Industri Tempe Monas yaitu Rp. 33.080.000, dan nilai tambah yang diperoleh dari hasil olahan kacang kedelai menjadi tempe adalah sebesar Rp. 7.211/kg,dengan keuntungan sebesar Rp. 5.051 atau sebesar 70,04%. Besarnya keuntungan dipengaruhi oleh besarnya nilai tambah, semakin besar nilai tambah maka keuntungan yang diperoleh perusahaan akan semakin besar, sedangkan nilai tambah produksi tempe dipengaruhi oleh besarnya nilai output, harga bahan baku, dan nilai sumbangan input lain.
Copyrights © 2026