Abstract. High employee turnover intention is generally driven by unsupportive leadership and a mismatch between individual values and organizational culture. In hospitals, workforce stability is essential because it directly influences the quality of healthcare services. This study examines the role of Person-Organization Fit (P-O Fit) as a qualitative mediator between moral leadership and reduced turnover intention among staff at RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. The study employed a qualitative approach using an exploratory case study design. Data were collected through passive non-participant observation, structured field notes, and analysis of official organizational documents obtained from the hospital's Public Information Disclosure (PPID) portal. Data were analyzed using Braun and Clarke's six-step thematic analysis. The findings indicate that moral and ethical leadership enhances employees' P-O Fit through honesty, transparency, fairness, and consistency with the organization's eight core values. These conditions strengthen affective commitment and employees' sense of belonging, thereby reducing turnover intention. Therefore, retention strategies should focus on strengthening ethical management and regularly evaluating organizational value alignment. Abstrak. Keinginan karyawan untuk berpindah kerja (turnover intention) umumnya dipicu oleh gaya kepemimpinan yang tidak mendukung dan ketidaksesuaian nilai pribadi dengan budaya organisasi. di rumah sakit, kestabilan tenaga kerja penting karena berkaitan langsung dengan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Person-Organization Fit (P-O Fit) sebagai mediator kualitatif antara penerapan kepemimpinan moral oleh manajemen dan penurunan niat berhenti kerja pada staf RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui observasi pasif-nonpartisipasi, pencatatan lapangan terstruktur, dan analisis dokumen resmi dari kanal PPID rumah sakit. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis tematik enam langkah Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan moral dan etis meningkatkan P-O Fit melalui sikap pimpinan yang jujur, terbuka, adil, dan konsisten dengan delapan nilai dasar organisasi. Kondisi ini memperkuat komitmen afektif dan rasa memiliki sehingga menurunkan keinginan berpindah kerja. Strategi retensi SDM perlu berfokus pada penguatan manajemen etis dan evaluasi keselarasan nilai organisasi.
Copyrights © 2026