Budidaya ikan nila merupakan salah satu sector yang berpotensi meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat desa. Namun, di desa sasaran, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis, minimnya akses informasi, serta kurangnya pendampingan yang terorganisir. Kondisi ini menyebabkan rencana pengembangan budidaya ikan nila yang telah direncanakan belum dapat direalisasikan secara maksimal. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya ikan nila melalui pembentukan Sekolah Desa Nila sebagai pusat pembelajaran, pendampingan, dan pertukaran pengetahuan bagi masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan sistematis melalui beberapa kegiatan, yaitu identifikasi potensi dan permasalahan desa, sosialisasi program kepada masyarakat, pelatihan teknis budidaya ikan nila, pendampingan praktik budidaya, dan penyelengaraan Sekolah Desa Nila sebagai sarana peningkatan kapasitas masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan perubahan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa reaktivasi budidaya ikan nila yang didukung oleh Sekolah Desa Nila berfungsi sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan. Kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha berbasisi potensi lokal. Temuan pelaksanaan kegiatan ini integrasi antara Sekolah Desa Nila dan reaktivasi budidaya ikan nila terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Copyrights © 2026