Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mencegah terjadinya berbagai penyakit menular. Penerapan PHBS yang baik mampu menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberkulosis (TB), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan penyakit kulit. Namun demikian, hasil observasi awal di PUSTU Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanah Kampung menunjukkan bahwa pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai PHBS masih perlu ditingkatkan. Sebagian masyarakat belum menerapkan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun pada waktu-waktu penting, belum memahami etika batuk dan bersin yang benar, serta belum optimal dalam menjaga sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui edukasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan penyakit menular. Sasaran kegiatan adalah 40 orang masyarakat yang terdiri atas ibu rumah tangga, ibu hamil, ibu balita, kader kesehatan, remaja, lansia, dan tokoh masyarakat di wilayah kerja PUSTU UPTD Puskesmas Tanah Kampung. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi konsep PHBS, cuci tangan pakai sabun (CTPS), etika batuk dan bersin, penggunaan air bersih, sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, Gerakan 3M Plus, serta pencegahan penyakit menular. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan berjalan dengan baik dan mendapat respons yang sangat positif dari peserta. Rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 54,8% sebelum penyuluhan menjadi 91,7% setelah penyuluhan, sehingga terjadi peningkatan sebesar 36,9%. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun sesuai standar World Health Organization (WHO), memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan etika batuk dan bersin, serta memiliki komitmen untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan juga menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program promotif dan preventif UPTD Puskesmas Tanah Kampung serta mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat yang berkelanjutan sehingga mampu menurunkan risiko penyakit menular dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026