Fenomena maraknya konsumsi produk kecantikan di kalangan remaja yang belum dibarengi dengan kecakapan literasi keamanan produk menjadi urgensi utama pelaksanaan pengabdian ini. Minimnya pengetahuan terkait komposisi bahan, izin edar resmi, serta dampak negatif kosmetik dapat mengancam kesehatan kulit mereka. Penelitian ini berfokus menilai sejauh mana pembelajaran interaktif mampu mengoptimalkan pemahaman remaja dalam menyaring produk kosmetik yang aman. Intervensi dilakukan lewat kombinasi ceramah interaktif dan diskusi kelompok, dilanjutkan dengan pengisian kuesioner pasca-edukasi. Sebanyak 30 partisipan di SMK Nusantara Lubuk Pakam dipilih secara acak sebagai subjek kegiatan. Hasil penilaian akhir menunjukkan capaian yang sangat baik, dengan rincian 83,3% responden mendapat skor 100 dan 16,7% mengantongi skor 90. Kesimpulan riset mendapati bahwa metode interaktif terbukti andal dalam memperkuat literasi kesehatan remaja terkait kosmetik. Aktivitas ini berpotensi diadopsi sebagai pola gerakan promotif-preventif demi mendorong kesadaran kolektif remaja dalam memilih produk kosmetik yang aman.
Copyrights © 2026