Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris signifikansi pengaruh budaya organisasi, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di sekrtetariat DPRD Kota Surakarta. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesioner. Peneliti mengambil sampel dari jumlah populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 35 dengan teknik sampel jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Analisis data dengan uji validitas dan uji realibilitas, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji validitas dan reliabilitas seluruh item pada keempat variabel budaya organisasi, kompetensi, disiplin kerja dan kinerja pegawai dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik memenuhi asumsi normalitas, tidak terjadi multikolinearitas, heteroskedastisitas, maupun autokorelasi. Hasil uji t membuktikan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, hanya kompetensi yang berpengaruh signifikan dan positif searah dengan kinerja pegawai. Hasil uji F membuktikan secara bersama-sama budaya organisasi, kompetensi, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai determinasi (R2) total sebesar 0,706 dengan nilai Adjusted R2 sebesar 0,678 artinya bahwa 67,8% varian dalam variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kombinasi variabel disiplin kerja, kompetensi dan budaya organisasi sebagai prediktor. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,678 mengindikasikan tingkat penyesuaian yang memperhitungkan jumlah variabel bebas dan ukuran sampel, dengan demikian model ini memiliki daya jelaskan yang kuat sedangkan sisanya 32,2% dipengaruhi oleh faktor lain.
Copyrights © 2026