Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerbitan sukuk hijau, volume dana terserap, dan frekuensi penerbitan sukuk hijau terhadap kinerja saham emiten di Indonesia pada periode 2018–2022. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dan data panel sebanyak 45 observasi dari 9 emiten, analisis regresi panel dengan model Fixed Effect menunjukkan bahwa penerbitan sukuk hijau, volume dana terserap, dan frekuensi penerbitan berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Variabel kontrol seperti leverage berpengaruh negatif signifikan, sedangkan profitabilitas (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja saham. Ukuran perusahaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa sukuk hijau sebagai instrumen pembiayaan berkelanjutan memberikan sinyal positif kepada pasar sehingga meningkatkan kinerja saham emiten. Temuan ini penting bagi perusahaan dan regulator dalam mengembangkan pasar modal syariah yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2025