Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang sering menyebabkan penurunan nafsu makan, mual, muntah, serta trombositopenia sehingga diperlukan asupan tambahan yang mudah dikonsumsi dan bernilai fungsional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pangan berbasis sorgum dan jambu biji sebagai asupan tambahan bagi pasien DBD. Metode penelitian menggunakan mixed method melalui tahapan pengembangan produk, uji sensori (organoleptik), uji senyawa fungsional, dan penentuan saran sajian kudapan. Produk yang dikembangkan berupa cookies dengan enam formulasi berbeda berdasarkan proporsi sorgum dan bahan lainnya. Uji organoleptik dilakukan terhadap 11 panelis menggunakan skala hedonik 1–5 meliputi parameter rasa, warna, aroma, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi nomor 6 memiliki tingkat penerimaan panelis terbaik dibandingkan formulasi lainnya, dengan nilai rata-rata rasa 3,8; warna 3,35; aroma 3,70; dan tekstur 3,55. Hasil uji senyawa fungsional menunjukkan formulasi nomor 6 mengandung likopen sebesar 9,55 mg/100 g, vitamin C sebesar 115,79 mg/100 g, dan quercetin sebesar 70,99 mg/100 g yang berpotensi membantu pemulihan trombosit pada pasien DBD melalui aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator. Selain itu, kandungan karbohidrat dan protein pada cookies sorgum mendukung pemenuhan kebutuhan energi pasien yang mengalami penurunan asupan makan. Berdasarkan hasil tersebut, cookies berbasis sorgum dan jambu biji formulasi nomor 6 berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional tambahan untuk mendukung percepatan pemulihan pasien DBD.
Copyrights © 2026