Pemulihan fungsi motorik pada pasien post anestesi spinal menjadi indikator penting dalam menentukan kesiapan pasien untuk dipindahkan ke ruang perawatan. Keterlambatan pemulihan yang ditandai dengan nilai bromage score yang tinggi dapat meningkatkan risiko komplikasi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah latihan Range of Motion (ROM) pasif untuk membantu mempercepat pemulihan fungsi motorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROM pasif terhadap bromage score pada pasien post tindakan URS (Ureteroskopi) dengan anestesi spinal di RSUD Wates. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Teknik sampling menggunakan non probability sampling menggunakan metode insidental, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Bromage Score sebelum dan sesudah intervensi ROM pasif. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum diberikan intervensi, seluruh responden (100%) memiliki bromage score 3 (blok motorik total). Setelah dilakukan ROM pasif, terjadi penurunan bromage score secara bertahap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan ROM pasif terhadap penurunan bromage score, dengan nilai p-value 0,001 pada menit ke-10 dan 0,000 pada menit ke-15 (p < 0,05). Terdapat pengaruh signifikan pemberian ROM pasif terhadap percepatan pemulihan fungsi motorik yang ditandai dengan penurunan bromage score pada pasien post tindakan URS dengan anestesi spinal di RSUD Wates.
Copyrights © 2026