Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan biji karet sebagai substitusi sebagian agregat kasar terhadap kuat tekan beton. Penelitian dilakukan dengan tahapan awal berupa pengujian sifat fisik agregat kasar, agregat halus, serta biji karet meliputi berat isi, kadar air, dan gradasi. Selanjutnya dilakukan perencanaan campuran (mix design) beton dengan mutu K-225, menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, yang kemudian diuji kuat tekannya pada umur 7, 14, dan 28 hari. Variasi campuran yang digunakan adalah 0 % (beton normal), 5 %, dan 10 % biji karet terhadap berat agregat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biji karet menyebabkan penurunan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan rata-rata pada umur 28 hari untuk beton normal sebesar 17,13 MPa, variasi 5 % sebesar 15,50 MPa, dan variasi 10% sebesar 12,24 MPa. Penurunan nilai kuat tekan ini disebabkan oleh permukaan biji karet yang halus dan kedap air, sehingga mengurangi daya ikat antara agregat dan pasta semen. Penurunan kuat tekan pada variasi 5 % sebesar 9,5 %, dan pada variasi 10 % sebesar 28,5 % dibandingkan beton normal. Beton dengan campuran biji karet 5% masih dapat dipertimbangkan untuk bangunan non-struktural, sementara variasi 10 % kurang direkomendasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan biji karet memiliki potensi sebagai bahan alternatif agregat, meskipun perlu pertimbangan dari segi kekuatan. .
Copyrights © 2026