Studi ini difokuskan menganalisis penerapan metode Six Sigma dan Just In Time (JIT) dalam meningkatkan efisiensi pengiriman barang di J&T Cargo Somba Opu. Six Sigma digunakan untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). JIT diterapkan guna mengurangi pemborosan dan mempercepat waktu pengiriman. Berdasarkan observasi terhadap 3.386 paket selama 17 Maret–20 April 2025, ditemukan 350 kasus keterlambatan, terutama akibat kesalahan alamat (misroute). Analisis P-Chart menunjukkan nilai DPMO sebesar 34.455 dan level sigma 3,32, mengindikasikan kualitas proses sedang. Diagram Fishbone mengungkapkan faktor-faktor keterlambatan seperti keterbatasan kendaraan, kelalaian staf, metode kerja yang tidak efisien, dan hambatan lingkungan. Penerapan JIT meningkatkan validasi alamat, penjadwalan, dan evaluasi harian. Hasilnya, kombinasi Six Sigma dan JIT mampu menurunkan tingkat kesalahan, mempercepat pengiriman, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2026