This study aims to analyze the empowerment of blacksmith communities in promoting community economic development based on local wisdom in Sipange Julu Village, Sayur Matinggi District, South Tapanuli Regency. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that community empowerment was carried out through strengthening human resource capacity and business networks, which improved the skills, productivity, and market access of blacksmith artisans. Furthermore, the implementation of local wisdom, including local knowledge and skills, local values, and the utilization of local resources, played an important role in maintaining the sustainability of the blacksmith industry while improving community welfare. The study concludes that the synergy between community empowerment and the preservation of local wisdom can effectively promote sustainable community economic development. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat pengrajin besi dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan jaringan usaha yang mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta akses pemasaran para pengrajin. Selain itu, penerapan kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan keterampilan lokal, nilai-nilai lokal, serta pemanfaatan sumber daya lokal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha kerajinan besi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal mampu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026