Angka kematian ibu merupakan indikator kesehatan yang menunjukkan jumlah kematian ibu akibat kehamilan, persalinan, atau hingga 42 hari setelah kehamilan berakhir, yang disebabkan oleh faktor yang berkaitan dengan kehamilan dan penanganannya, bukan karena kecelakaan atau sebab lain di luar kehamilan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi Poisson, dengan tujuan memodelkan jumlah angka kematian ibu yang berupa data diskrit. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah tenaga kesehatan, jumlah fasilitas kesehatan dan pendapatan per kapita. Syarat penting yang harus dipenuhi dalam model regresi Poisson adalah terpenuhinya asumsi Equidispersi, dimana nilai rata-rata sama dengan nilai variansi. Karena ditemukan indikasi pelanggaran asumsi tersebut, dilakukan pemodelan lanjutan menggunakan model generalized Poisson regression, dengan tujuan mengevaluasi tingkat dispersi yang terjadi pada data. Berdasarkan perbandingan nilai AIC dari setiap model yang dianalisis, model regresi Poisson dipilih sebagai model terbaik untuk memodelkan jumlah angka kematian ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kesehatan dan pendapatan per kapita berpengaruh terhadap jumlah angka kematian ibu di Sumatera Barat.
Copyrights © 2026