Simpang empat Tugu Adipura Banjarbaru merupakan salah satu titik pertemuan arus lalu lintas yang padat sehingga sering terjadi antrian kendaraan dan peningkatan waktu tunggu, terutama pada jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu siklus dan pembagian waktu hijau lampu lalu lintas menggunakan metode Webster. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui observasi langsung dan rekaman kamera lalu lintas pada tiga periode waktu, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi konversi volume kendaraan ke satuan mobil penumpang (SMP), perhitungan kapasitas jenuh, derajat kejenuhan, total waktu hilang, tingkat arus lalu lintas, serta penentuan siklus optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total derajat kejenuhan pada ketiga periode waktu melebihi batas yang ditentukan (Y > 1), sehingga menghasilkan nilai siklus optimal yang tidak realistis (negatif). Hal ini mengindikasikan bahwa kapasitas simpang tidak mampu menampung volume kendaraan yang ada. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan seperti peningkatan penggunaan transportasi umum atau pelebaran ruas jalan untuk menekan nilai . Akibatnya, nilai dapat berkurang hingga sehingga dapat dicari solusi siklus optimal dari tiap fase yang didasarkan pada hubungan antara kapasitas jalur (s_i), arus kendaraan (q_i), tingkat arus lalu lintas (y_i), dan total tingkat arus lalu lintas (Y).
Copyrights © 2026