Banyak institusi pendidikan yang belum sepenuhnya memperhatikan aspek ergonomi. Hal ini dapat memicu keluhan nyeri pada bagian tubuh tertentu, rasa bosan, dan kelelahan pada siswa, serta menyebabkan gangguan musculoskeletal disorder (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan posisi ergonomis terhadap keluhan leher dan bahu pada siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Pancasila 4 Baturetno. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan kontrol dan pre-post test. Total sampling didapatkan 83 siswa yang mendapatkan pembelajaran komputer sebagai subjek penelitian, dibagi menjadi 41 siswa kelompok perlakuan dan 42 siswa kelompok kontrol. Kelompok perlakuan mendapat intervensi berupa pemberian video edukasi ergonomi satu kali setiap minggu selama satu bulan secara berturut-turut. Keluhan nyeri diukur menggunakan kuesioner yang sudah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Uji statistik yang digunakan adalah uji t. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk pada data pretest menunjukkan bahwa kedua kelompok terdistribusi normal (Kelompok Kontrol: p=0,123; Kelompok Perlakuan: p=0,148). Hasil uji T-test sampel berpasangan pada kelompok Perlakuan menunjukkan perubahan signifikan pada keluhan leher dan bahu (p<0,001), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p=0,380). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara post-test kelompok Kontrol dan post-test kelompok Perlakuan (p<0,001). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan posisi ergonomis melalui media video berpengaruh signifikan dalam mengurangi keluhan leher dan bahu pada siswa yang sering berinteraksi dengan komputer. Hasil penelitian ini hanya mengukur perubahan pada variabel keluhan muskuloskeletal pada area leher dan bahu melalui kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Oleh karena itu, disarankan pada penelitian selanjutnya untuk mengintegrasikan pengukuran postur kerja yang objektif guna mengkaji hubungan antara edukasi ergonomi, perubahan postur, dan penurunan keluhan muskuloskeletal pada area leher dan bahu.
Copyrights © 2026