Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara adekuat akibat gangguan kontraktilitas (disfungsi sistolik) atau pengisian jantung (disfungsi diastolik) sehingga curah jantung menurun, dengan salah satu gejala klinis berupa sesak napas akibat rendahnya oksigen yang masuk ke paru-paru. Posisi semi-Fowler merupakan intervensi keperawatan sederhana yang dapat membantu mengurangi sesak napas dan meningkatkan saturasi oksigen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh posisi semi-Fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien CHF di ruang rawat inap HCU Ciputra Hospital Citragarden City Jakarta. Desain penelitian menggunakan quasi-experiment dengan pendekatan pre-test post-test tanpa kelompok kontrol, dengan jumlah sampel 8 pasien CHF yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan pulse oximeter untuk mengukur saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian posisi semi-Fowler berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien CHF dengan nilai p = 0,005. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa posisi semi-Fowler efektif sebagai tindakan keperawatan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien Congestive Heart Failure.
Copyrights © 2025