Perilaku seksual dapat menimbulkan banyak resiko yang dapat menggangu kelangsungan reproduksi remaja dimasa mendatang seperti resiko tertular penyakit kelamin dan kehamilan pada usia dini yang tidak dinginkan. Penelitian yang dilakukan oleh Purnama, 2020 didapatkan hasil kurang dari separoh responden mengalami perilaku seksual yang beresiko (37,3%) dan lebih dari separoh responden mengalami perilaku seksual yang tidak beresiko (62,7%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran Orang tua terhadap perilaku seksual remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang telah dilakukan pada tanggal 11-12 Agustus tahun 2025. Populasi semua orang siswa sebanyak 553 orang dengan jumlah sampel 85 orang siswa dengan cara simple random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner peran Orang tua dan perilaku seksual . Pengumpulan data di olah dengan menggunakan uji statistik Chi-Square adalah untuk melihat adanya hubungan peran orang tua terhadap perilaku seksual remaja (p value = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan peran orang tua terhadap perilaku seksual remaja.
Copyrights © 2025