Antenatal care merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga profesional untuk ibu selama masa kehamilan. Diperlukan sebuah pendidikan yang diberikan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pemahaman ibu terhadap antenatal care. Antenatal dini menghindarkan terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga menurunkan angka kematian ibu dan memantau perkembangan janin. Pelayanan antenatal care di Indonesia mengalami peningkatan pada 4 tahun terakhir secara signifikan pada 4 kali kunjungan antenatal care (K4) dari tahun 2020 sekitar 74,1% dan pada tahun 2024 terjadi peningatan sekitar 88,13%. Tujuan dilakukannya penelitian ini merupakan untuk melihat bagaimana pengaruh edukasi tentang antenatal care terhadap kejadian komplikasi kehamilan pada ibu selama kehamilan di Puskesmas Bestari. Penelitian kuantitaif merupakan jenis penelitian yang digunakan dengan desain studi korelasi (cross sectional). Populasi adalah keseluruhan ibu hamil di Puskesmas Bestari pada bulan Agustus 2025 sebanyak 30 orang. Sampel merupakan keseluruhan ibu hamil yang ada di Puskesmas Bestari pada bulan Agustus 2025 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total populasi yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sekitar 30 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian kuesioner langsung ke responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Correlation Pearson bertujuan untuk melihat kekuatan sebuah pengaruh antara variabel yang diteliti. Hasil penelian menjelaskan ada pengaruh edukasi tentang antenatal care terhadap kejadian komplikasi kehamilan pada ibu selama kehamilan di Puskesmas Bestari dengan nilai p 0,012.
Copyrights © 2025