Mycobacterium tuberculosis merupakan suatu bakteri yang sering menyerang paru-paru menyebabkan penyakit Tuberkulosis. Pada daerah Nusa Tenggara Barat kejadian suspek Tuberkulosis berjumlah 33.195 sekitar 34,7% dari 94.774 orang yang diduga mengalami tuberkulosis. Beberapa penyebab yang mempengaruhi kejadian Tuberkulosis yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku. Terdapat banyak lokasi wisata yang ada di Pulau Lombok salah satunya yaitu Dusun Mentigi yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Tuberkulosis merupakan salah satu masalah yang dihadapi dusun ini setelah dilakukan analisi dengan pendekatan diagnosis komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi insiden, tingkat pengetahuan, tingkat perilaku, usia dan jenis kelamin terkait penyakit Tuberkulosis pada komunitas masyarakat daerah wisata. Disain pada penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan sampel berjumlah 112 sampel dengan mengunakan accidental sampling. Variable pada penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, tingkat perilaku, usia dan jenis kelamin. Kuesioner yang sudah di review oleh pakar disebarkan kepada responden kemudian dikumpulkan dan dioleh menggunakan aplikasi statistik. Hasil penelitian ini terdapat 57% menderita Tuberkulosis, terdapat 75% memiliki pengetahuan yang buruk terkait Tuberkulosis dan 81% memiliki perilaku yang kurang baik terkait pencegahan penularan tuberkulosis. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bawah tingginya kejadian Tuberkulosis paru pada masyarakat daerah Dusun Mentigi disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuna, perilaku pencegahan Tuberkulosis yang masih kurang.
Copyrights © 2025