Spinal anestesi termasuk dalam metode regional anestesi yang banyak dipakai pada pembedahan obstetri ginekologi maupun operasi pada ekstremitas bawah, namun dapat menimbulkan efek samping berupa hipotensi yang berkontribusi pada terjadinya Intraoperative Nausea and Vomiting (IONV). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara hipotensi dengan kejadian Intraoperative Nausea Vomiting (IONV) pada pasien yang menjalani spinal anestesi di RSI Banjarnegara. Desain penelitian berupa observasional analitik dengan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 106 pasien yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling sesuai kriteria. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, sedangkan untuk pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Pada karakteristik responden hasil menujukan sebagian besar berada pada kelompok usia lansia akhir 32 responden (30,2%) dan berjenis kelamin perempuan 56 responden (52,8%). Tekanan darah terendah diamati pada menit ke-10 setelah tindakan anestesi dengan rata-rata sistolik 99,79 mmHg dan rata-rata diastolik 65,51 mmHg. Sebagian besar pasien tidak mengalami IONV 86 responden (81,1%) namun hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi antara hipotensi dengan kejadian IONV (p = 0,000).
Copyrights © 2025