Kanker paru merupakan masalah kesehatan global yang serius yang ditandai dengan tingginya angka kejadian dan kematian. Teori gejala tidak menyenangkan berfokus pada penilaian, pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi, dan pengelolaan gejala tidak menyenangkan yang kompleks dan saling terkait termasuk gejala psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan beraktivitas pasien kanker paru. Tujuan: Untuk memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien kanker paru yang mengalami distres psikologis dengan pendekatan teori TOUS. Metode: Desain studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan dengan menerapkan Teori Gejala Tidak Menyenangkan. Asuhan keperawatan onkologi yang diberikan pada sepuluh kasus diberikan di ruang rawat inap dan ruang rawat jalan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais yang dilakukan selama tujuh hari pada bulan April hingga awal Mei 2025. Terdapat sepuluh kasus kanker paru yang dikonfirmasi mengalami tekanan psikologis seperti stres, cemas dan depresi. Hasil: Proses keperawatan pemenuhan kebutuhan dasar pasien kanker paru yang mengalami distress psikologis dan gejala yang dialami mengalami penurunan. Dari intervensi tersebut, pasien mengalami peningkatan fokus, lebih mandiri dalam melakukan aktivitas dan penurunan stres, cemas dan depresi.
Copyrights © 2025