Salah satu penyebab menurunnya fungsi paru adalah merokok. Merokok aktif pada usia dewasa menyebabkan kapasitas fungsi paru menurun secara perlahan dan paparan asap rokok dari perokok aktif menyebabkan penurunan fungsi paru pada perokok pasif, meskipun dampaknya tidak separah perokok aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan antara perokok aktif dan pasif terhadap fungsi paru dengan pemeriksaan spirometri pada orang dewasa Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 110 responden, yaitu 55 perokok aktif dan 55 perokok pasif dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis statistik menggunakan uji mann whitney Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh responden perokok aktif dengan fungsi paru obstruktif sebanyak 28 responden (50,9%) dan seluruh responden perokok pasif dengan fungsi paru normal sebanyak 55 responden (100,0%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p sebesar .000 yang berarti terdapat perbedaan antara perokok aktif dan perokok pasif terhadap fungsi paru berdasarkan hasil pemeriksaan spirometri pada orang dewasa. Z statistik sebesar -9.049 yang bertanda negatif menunjukkan bahwa nilai perokok aktif lebih rendah daripada nilai perokok pasif. Kesimpulan: Responden perokok aktif diharapkan untuk berhenti merokok guna mencegah penurunan fungsi paru dan mengurangi dampak asap rokok pada perokok pasif, sehingga kesehatan paru tetap terjaga dan risiko gangguan fungsi paru pada orang di sekitarnya dapat diminimalkan.
Copyrights © 2025