Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan sering menyebabkan keluhan seperti sakit kepala, ketegangan otot, serta gangguan tidur. Kondisi ini membutuhkan penanganan komprehensif, termasuk terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat refleksi kaki dalam menurunkan tekanan darah dan mengurangi keluhan nyeri pada pasien lansia dengan hipertensi. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang pasien lansia di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Intervensi pijat refleksi kaki diberikan selama 20–30 menit sekali sehari selama tiga hari berturut-turut, sedangkan data diperoleh melalui wawancara, observasi fisik, dan dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Intervensi dilakukan dengan memberikan terapi pijat relaksasi kaki selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah bertahap dari 160/70 mmHg menjadi 128/90 mmHg setelah intervensi, disertai berkurangnya keluhan seperti pusing, nyeri leher, rasa pegal, serta perbaikan kualitas tidur. Pijat refleksi kaki terbukti membantu meningkatkan relaksasi melalui mekanisme aktivasi saraf parasimpatis, penurunan hormon stres, dan peningkatan aliran darah. Dengan demikian, pijat refleksi kaki efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis pendukung dalam pengendalian hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2025