Pendidikan keperawatan berbasis komunitas mengharuskan siswa untuk menerapkan teori dalam praktik nyata, tetapi sering menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tantangan yang dialami oleh mahasiswa keperawatan selama pembelajaran berbasis masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 10 peserta dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk menemukan pola pengalaman siswa. Analisis menunjukkan empat tema utama: (1) kesenjangan antara teori dan praktik, (2) keterbatasan pendampingan dan koordinasi lapangan, (3) tantangan komunikasi dan adaptasi budaya, dan (4) manajemen waktu dan beban akademik yang tinggi. Temuan ini menggambarkan kompleksitas pengalaman siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran masyarakat. Memperkuat pendampingan, mengintegrasikan teori dan praktik, dan strategi manajemen waktu adalah kunci untuk mendukung keberhasilan siswa dalam pendidikan keperawatan berbasis komunitas.
Copyrights © 2025