Konstipasi merupakan gangguan eliminasi yang dapat menyebabkan nyeri abdomen dan kecemasan. Nyeri yang tidak tertangani dapat meningkatkan ketegangan otot sehingga memperburuk gangguan eliminasi. Intervensi nonfarmakologis seperti guided imagery berperan dalam menurunkan persepsi nyeri dan kecemasan melalui mekanisme relaksasi dan aktivasi sistem saraf parasimpatis. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan dengan intervensi guided imagery dalam menurunkan nyeri abdomen dan kecemasan pada pasien konstipasi. Studi kasus ini dilakukan pada Ny. R yang mengalami nyeri abdomen akibat konstipasi disertai kecemasan dengan menggunakan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Diagnosa utama adalah nyeri akut berhubungan dengan spasme abdomen dan kecemasan berhubungan dengan ketidaknyamanan fisik. Intervensi guided imagery diberikan selama 10–15 menit per sesi, satu kali sehari selama tiga hari. Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri dari skala 6 menjadi 3, penurunan kecemasan, pasien tampak lebih rileks, kualitas tidur membaik, serta pola eliminasi menunjukkan perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa guided imagery efektif sebagai terapi komplementer pada pasien konstipasi.
Copyrights © 2025