Kepemimpinan klinis merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa profesi Ners untuk menghadapi tantangan praktik keperawatan, membuat keputusan tepat, dan memastikan kualitas asuhan pasien. Pengembangan strategi kepemimpinan klinis tidak hanya diperoleh melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman praktik nyata, interaksi dengan pembimbing, komunikasi efektif, adaptasi peran, dan refleksi diri. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana mahasiswa profesi Ners mengembangkan strategi kepemimpinan klinis selama praktik klinik. Menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pelaksanaan wawancara mendalam terhadap 12 mahasiswa teknik purposive sampling. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pengalaman dan strategi kepemimpinan yang diterapkan mahasiswa dalam konteks praktik klinik. Analisis tematik mengungkap empat tema utama: (1) inisiatif dan pengambilan keputusan klinis; (2) komunikasi efektif dengan tim klinis; (3) adaptasi peran di lingkungan praktik; dan (4) refleksi diri dan evaluasi praktik kepemimpinan.Temuan menu njukkan bahwa strategi ini saling terkait, membentuk pola pengembangan kepemimpinan yang konsisten, memungkinkan mahasiswa menyeimbangkan peran sebagai pembelajar dan pemimpin sementara, serta meningkatkan efektivitas, adaptabilitas, dan profesionalisme. Pengembangan kepemimpinan klinis mahasiswa profesi Ners terjadi melalui pengalaman praktik nyata, bimbingan aktif, komunikasi terbuka, adaptasi peran, dan refleksi diri, sehingga menghasilkan kepemimpinan yang efektif, adaptif, dan profesional.
Copyrights © 2025