Persalinan seharusnya disambut dengan antusiasme dan kegembiraan, namun banyak ibu hamil justru mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan kesiapan persalinan dengan kecemasan menjelang persalinan pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Jagir, Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Dari 40 populasi, diperoleh 37 sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen meliputi self efficacy dan kesiapan persalinan, sedangkan variabel dependen adalah kecemasan menjelang persalinan. Instrumen penelitian berupa kuesioner baku yang telah valid dan reliabel, yaitu General Self Efficacy Scale (GSE), Childbirth Readiness Scale (CRS), dan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire (PRAQ). Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,2% ibu hamil memiliki self-efficacy rendah dan 51,4% tidak siap mengalami kecemasan berat. Sebanyak 28,5% dengan self-efficacy tinggi mengalami kecemasan sedang dan ringan, sedangkan semua ibu yang siap tidak merasa khawatir. Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy (ρ=0,001) dan kesiapan melahirkan (ρ=0,000) dengan kecemasan.
Copyrights © 2026