Demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti tepid sponge dapat digunakan sebagai tindakan pendukung dalam menurunkan suhu tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas pemberian tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak perempuan berusia 3 tahun 7 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut disertai hipertermia. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan yang meliputi wawancara dengan orang tua pasien, pemeriksaan fisik, pengukuran tanda-tanda vital, observasi kondisi fisiologis, dan penelaahan hasil pemeriksaan penunjang yang relevan. Intervensi tepid sponge dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan suhu sebelum dan sesudah tindakan serta evaluasi indikator termoregulasi. Data suhu tubuh dan indikator termoregulasi yang diperoleh dicatat menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh secara bertahap dari 38,7 oC pada hari pertama menjadi 36,9 oC pada hari ketiga. Selain itu, terjadi perbaikan indikator termoregulasi yang ditandai dengan membaiknya suhu tubuh, suhu kulit, penurunan tanda pucat, dan kestabilan kadar glukosa darah. Temuan ini menunjukkan bahwa tepid sponge efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam membantu menurunkan suhu tubuh dan memperbaiki kemampuan termoregulasi pada anak dengan demam.
Copyrights © 2026