Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan bagian krusial dalam rumah sakit yang menangani kasus dengan tingkat kegawatan tinggi. Salah satu indikator mutu pelayanan IGD adalah Length Of Stay (LOS), yaitu lamanya pasien berada di IGD. Waktu tindakan medis atau lama tatalaksana yang panjang dapat berdampak terhadap peningkatan LOS, yang pada akhirnya menurunkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. LOS yang panjang juga dapat menyebabkan overcrowding, keterlambatan penanganan pasien baru, dan risiko keselamatan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama tatalaksana gawat darurat pasien terhadap LOS di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain prospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang ke IGD RSUD Ulin selama periode September hingga November 2024 dengan rata-rata 1.509 pasien/bulan. Sampel berjumlah 121 pasien, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini sebagian besar responden (76,9%) memiliki LOS ≥ 6 jam dan < 24 jam. Rata-rata waktu tindakan adalah 65 menit. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara lama tatalaksana dan LOS (p = 0,885). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lama tatalaksana tidak berpengaruh signifikan terhadap LOS.
Copyrights © 2026