Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan keluarga. Di Aceh, fenomena anak jalanan masih ditemukan meskipun terdapat regulasi yang melarang aktivitas mengemis dan eksploitasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup anak jalanan di Aceh serta faktor-faktor yang mendorong mereka hidup di jalanan. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan terdiri dari anak jalanan, orang tua, pengasuh, dan staf panti asuhan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Colaizzi. Ditemukan tiga tema utama, yaitu: (1) pengalaman anak hidup di jalanan, (2) fenomena anak jalanan di Aceh, dan (3) dinamika dukungan sosial dan adaptasi. Faktor utama yang melatarbelakangi kehidupan anak di jalanan meliputi kemiskinan, kekerasan dalam keluarga, perceraian orang tua, eksploitasi, serta minimnya perlindungan sosial. Anak-anak membangun solidaritas kelompok sebagai mekanisme bertahan hidup. Pengalaman anak jalanan di Aceh bersifat kompleks dan multidimensional.
Copyrights © 2025