Pembedahan merupakan prosedur invasif yang di gunakan untuk mengobati kelainan bentuk fisik, penyakit, atau cedera yang dapat menimbulkan gangguan psikologis seperti gangguan tidur dan masalah nyeri. Hal tersebut perlu pemberian intervensi berupa musik instrumental murrotal untuk mencegah dampak yang serius akibat nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik instrumental murrotal terhadap kualitas tidur pasien dan skala nyeri paska operasi di Rumah Sakit Sarkies Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen two group pre test dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah pasien operasi di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus dalam tiga bulan terakhir sebanyak 120 pasien dengan rata-rata 40 pasien. Berdasarkan perhitungan rumus slovin, jumlah sampel yang dibutuhkan sebanyak 36 pasien yang diambil dengan teknik accidental sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan nilai r (0,471-0,724) dan reliabilitas sebesar 0,83 sedangkan skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dengan reliabilitas 0,950. Analisa untuk mencari pengaruh variabel bebas dan terikat menggunakan uji t- test dengan uji alternatif Wilcoxon dan Mann whitney. Hasil penelitian : Ada pengaruh terapi musik instrumental murrotal terhadap kualitas tidur pasien (0,008) dan skala nyeri (0,002) paska operasi di Rumah Sakit Sarkies Kudus
Copyrights © 2026