Hipertensi merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi harus dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi. Upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu Isometric handgrip exercise dan slow deep breathing. Isometric handgrip exercise merupakan suatu gerakan statis yang terjadi ketika otot berkontraksi tanpa ada perubahan nyata pada panjang otot atau gerakan sendi sedangkan Slow Deep Breathing merupakan teknik relaksasi pernapasan dalam yang teratur dapat meningkatkan aliran darah pada pasien hipertensi yang terhambat. Tujuan karya ilmiah akhir ners adalah memberikan gambaran Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Curah Jantung. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing. Intervensi dilakukan selama 3 hari, dengan 2 kali pertemuan, 15- 20 menit. Pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, Observasi, Pemeriksaaan fisik, serta alat ukur tensimeter dengan indikator keberhasilan mengacu pada Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) curah jantung menigkat dengan teknik analisa data distribusi frekuensi. Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan TD pada pasien I dari 142/89 mmHg menjadi 125/78 mmHg. Sedangkan pada pasien II didapatkan 148/102 mmHg menjadi 128/78 mmHg. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keberhasilan Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing sebelum dan sesudah terapi pada pasien dengan masalah keperawatan penurunan curah jantung.
Copyrights © 2026