Keselamatan pasien menjadi prioritas utama dan elemen krusial dalam pelayanan kesehatan untuk mencegah cedera, kesalahan, atau kerugian yang dapat dicegah selama perawatan. Data menyebutkan bahwa kasus kejadian tidak diingikan seperti pasien jatuh tercatat sebesar 14,41%, dengan penyebab utama meliputi medikasi (9,26%), prosedur klinis (9,26%). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan peran pengawasan, beban kerja dan iklim organisasi dengan pelaksanaan patient safety oleh perawat di RS Sarkies Aisyiyah Kudus. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 60 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner pelaksanaan penerapan International Patient Safety Goals (r=0,730, α=0,721) dan kuesioner peran pengawasan (r=0,617, α=0,627), beban kerja (r=0,867, α=0,845), dan iklim organisasi (r=0,761, α=0,804). Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil penelitian menjelaskan ada hubungan peran pengawasan (0,000), beban kerja (0,000) dan iklim organisasi (0,000) dengan pelaksanaan patient safety oleh perawat di RS Sarkies Aisyiyah Kudus.
Copyrights © 2026