Kejadian jatuh masih menjadi hal yang mengkhawatirkan pada seluruh pasien rawat inap, berdampak pada cedera pasien bahkan kematian, dapat terjadi karena kurangnya kepatuhan dalam melaksanakan protokol pencegahan pasien jatuh. Kepatuhan dapat ditingkatkan melalui pemakaian sistem teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada pasien pascaoperasi di RS dengan mengembangkan aplikasi AREI yang valid dan reliabel. Meningkatkan kepatuhan upaya pencegahan risiko jatuh pada pasien pascaoperasi di RS. Penelitian ini menggunakan rancangan research and development pada tahap pengembangan produk dan quasi experimental pretest posttest with control group design pada tahap penelitian. Uji validitas dan reliabilitas terhadap sistem AREI dilakukan melalui metode Delphi dan dianalisis menggunakan pendekatan Content Validity Index. Teknik sampling menggunakan total sampling secara consecutive. Besar sampel pada penelitian ini adalah 42 perawat dan bidan yang dibagi menjadi dua kelompok. Data hasil penelitian diuji dengan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil uji validitas dan reliabilitas aplikasi AREI adalah Mean I-CVI, item- level CVI rata-rata 1,00 yang berarti AREI valid dan reliabel. Karakteristik responden dan faktor risiko pasien jatuh tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dalam upaya pencegahan risiko jatuh pasien pascaoperasi (p-value > 0,05). Pengembangan sistem AREI (p-value 0,001) berpengaruh terhadap kepatuhan upaya pencegahan risiko jatuh pasien pascaoperasi (p-value 0,009). Aplikasi AREI meningkatkan kepatuhan upaya pencegahan risiko jatuh pasien pascaoperasi.
Copyrights © 2026