Pemberian makanan pendamping ASI dini dapat menyebabkan bayi terkena berbagai penyakit. Selain itu, pada usia diatas 6 bulan, bayi sudah memiliki reflkes mengunyah dan pencernaan yang kuat sehingga bisa diberikan MP-ASI. Banyak faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan pendamping ASI dini oleh ibu. Salah satunya adalah faktor sosial budaya dan tingkat pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan budaya dengan pemberian makanan pendamping ASI secara dini di UPTD Puskesmas Langsa Baro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasi menggunakan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di UPTD Puskesmas Langsa Baro sebanyak 60 orang dan teknik sampel yaitu Total Sampling Peneliti mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada responden menggunakan kuesioner dikatakan valid dengan nilai P-value<0,05 dan nilaiĀ relabilitas Alpha > 0,60 atau 0,70. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dipengaruhi oleh paparan budaya sebanyak 41 responden (68,3%) dan yang memberikan MP-ASI secara dini sebanyak 42 responden (70%). Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa ada hubungan paparan budaya dengan pemberian MP-ASI secara dini dengan p-value 0,004 (p<0,05).
Copyrights © 2026