Kejadian stunting pada balita merupakan masalah kesehatan yang dialami hampir di setiap negara. Stunting memiliki dampak yang merugikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, Berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita yaitu pendapatan keluarga, status gizi ibu, tingkat pendidikan orang tua, pengetahuan ibu, serta ketahanan pangan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Idanogawo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Idanogawo sebanyak 533 balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden dengan teknik simple random sampling Peneliti mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada responden menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting dengan p-value 0,028 (p<0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan p-value 0,041 (p<0,05). Ada hubungan pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja UPTD puskesmas idanogawo.
Copyrights © 2026