Nyeri saat melahirkan pada fase aktif tahap I adalah proses fisiologis yang rumit dan sering kali menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup besar. Hal ini dapat memperpanjang waktu persalinan dan meningkatkan potensi terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif akupresur di titik SP6, LI4, dan BL32 dalam mengurangi tingkat nyeri saat melahirkan pada fase aktif tahap I di PMB Bidan Dian Nendhiawati, S. Tr. Keb. Dengan menggunakan desain quasi eksperimen dan pendekatan satu kelompok pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 20 ibu yang sedang menjalani persalinan pada fase aktif tahap I. Akupresur dilakukan dalam tiga sesi, di mana masing-masing sesi berlangsung selama 15 menit dengan jeda 30 menit di antara sesi. Intensitas nyeri diukur dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah dilakukan intervensi, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data yang tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan median intensitas nyeri yang signifikan, dari 7,00 sebelum intervensi menjadi 4,00 setelah akupresur (p = 0,000). Temuan ini memperkuat gagasan bahwa akupresur di titik-titik tersebut merupakan metode nonfarmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan efektif dalam mengatasi nyeri saat melahirkan. Untuk penelitian yang akan datang, disarankan agar variabel lainnya yang memengaruhi efektivitas intervensi nonfarmakologis dievaluasi lebih dalam dan dilakukan analisis yang lebih menyeluruh.
Copyrights © 2026