Angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi permasalahan serius akibat rendahnya pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin. Penggunaan aplikasi pesan instan berbasis telepon pintar berpotensi menjadi media edukasi yang efektif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi berbasis WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan antenatal pada ibu hamil Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu satu kelompok pre-test dan post-test. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal sebanyak 30 orang menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan melalui grup WhatsApp selama empat minggu, tiga sesi per minggu, mencakup materi pentingnya pemeriksaan kehamilan, tanda bahaya, nutrisi, dan persiapan persalinan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk pengetahuan dan uji Paired t-test untuk kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 5,77 menjadi 9,33 dan rata-rata skor kepatuhan dari 25,30 menjadi 33,43, keduanya dengan nilai signifikansi 0,000. Edukasi berbasis WhatsApp terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan antenatal care pada ibu hamil Kabupaten Lampung Selatan.
Copyrights © 2026