Kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan indikator kritis mutu pelayanan rumah sakit yang kerap luput dari sistem pengukuran terstruktur. Rumah Sakit Mata Cicendo mencatat sebanyak 5.354 kunjungan pasien di IGD sepanjang tahun 2023, namun belum memiliki mekanisme pengukuran kepuasan yang khusus dirancang untuk setting gawat darurat. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem Emergency Care Satisfaction (ECS) di IGD PMN RS Mata Cicendo sebagai inovasi pengukuran kepuasan berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah action research dengan dua tahap pengujian: User Acceptance Testing (UAT) untuk validasi sistem dan kuesioner emoji-based metric untuk pengukuran kepuasan pasien. Sampel terdiri dari 99 responden yang dipilih melalui accidental sampling dengan kriteria triase hijau dan kuning serta tingkat kesadaran composmentis (GCS 14–15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% pasien menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima di IGD, sementara UAT membuktikan bahwa sistem ECS yang dikembangkan berhasil berjalan secara optimal dan terintegrasi dengan Electronic Medical Record (EMR) rumah sakit. Dimensi kepuasan tertinggi dicapai pada aspek ketanggapan (responsiveness) dan kehandalan (reliability) tenaga kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa inovasi sistem digital berbasis emoji berhasil menjadi solusi pengukuran kepuasan yang efisien, aksesibel, dan responsif terhadap kebutuhan pasien di lingkungan gawat darurat.
Copyrights © 2026