Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering menimbulkan keluhan nyeri kepala dan nyeri tengkuk akibat peningkatan tekanan pada pembuluh darah. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan kompres hangat pada leher dalam menurunkan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan satu subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengkajian dilakukan pada bulan April–Mei 2026 di Kelurahan Bandulan. Intervensi diberikan berupa kompres hangat pada area leher selama 15–20 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan skala nyeri numerik sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan tingkat nyeri sebelum dan setelah pemberian kompres hangat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri subjek menurun dari 6 (nyeri sedang) menjadi 2 (nyeri ringan) setelah intervensi selama tiga hari. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kompres hangat pada leher dapat membantu menurunkan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan secara mandiri.
Copyrights © 2026