Acute lymphoblastic leukemia (ALL) merupakan keganasan hematologi menghambat limfoid progenitor sel B dan sel T yang sering ditemukan pada anak dan dapat menimbulkan nyeri akibat penyakit maupun efek kemoterapi. Intervensi nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mengurangi nyeri selama perawatan. Mengeksplorasi penerapan terapi mendongeng berbasis boneka sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri pada anak dengan ALL pasca kemoterapi Di Ruang Aster Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo. Studi kasus deskriptif pada seorang anak usia 6 tahun 3 bulan dengan ALL pasca kemoterapi. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data menggunakan rekamedik pasien, pengkajian, penegakan diagnosa, perencanaan keperawatan, pelaksanaan, observasi dilakukan 2 kali setiap pertemua dilakukan kurang lebih 10 menit yaitu pre dan post terapi mendongeng dengan media boneka. Tingkat nyeri diukur menggunakan FLACC Scale. Skor nyeri menurun dari 6 menjadi 3 pada hari pertama dan dari 5 menjadi 3 pada hari kedua setelah intervensi. Terapi mendongeng berbasis boneka berpotensi digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan nyeri pada anak dengan ALL pasca kemoterapi.
Copyrights © 2026