Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan yang dapat menyebabkan gangguan fungsi motorik berupa kelemahan ekstremitas atas. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga diperlukan intervensi rehabilitatif untuk meningkatkan kekuatan otot. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu latihan squishy dengan kombinasi active Range of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan intervensi squishy dengan kombinasi active ROM dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus (case report). Penelitian ini dilakukan pada bulan 28 april–3 mei 2026 di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang pada satu pasien stroke dengan hemiparesis ekstremitas atas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pengukuran kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Intervensi diberikan selama enam hari berturut-turut sesuai SOP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dari skala 2 pada hari pertama sampai hari keempat, kemudian meningkat menjadi skala 3 pada hari kelima dan keenam. Intervensi squishy dengan kombinasi ROM efektif meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke serta dapat dijadikan terapi rehabilitasi sederhana di rumah.
Copyrights © 2026