Lansia dengan penyakit kronis rentan mengalami gangguan psikologis, salah satunya kecemasan, yang dapat dipengaruhi oleh tingkat efikasi diri dalam mengelola kondisi kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efikasi diri dan tingkat kecemasan pada lansia penderita penyakit kronis. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 49 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner efikasi diri dan instrumen penilaian kecemasan pada lansia yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden, efikasi diri, dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (55,1%), berusia 60–69 tahun (83,7%), tidak bekerja (65,3%), dan menderita satu jenis penyakit kronis (61,2%). Mayoritas responden memiliki efikasi diri tinggi (98,0%), sedangkan tingkat kecemasan didominasi kategori minimal (63,3%), diikuti kecemasan ringan (34,7%) dan kecemasan sedang (2,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan penyakit kronis memiliki efikasi diri yang tinggi disertai tingkat kecemasan yang rendah.
Copyrights © 2026