Keterampilan bahasa pada anak dianggap sebagai tolak ukur normalnya perkembangan. Speech delay pada anak yang tidak ditangani mengakibatkan berbagai masalah seperti kesulitan belajar, gangguan emosi, dan masalah sosial. Pola asuh yang kurang tepat dapat menghambat perkembangan bahasa dan kemampuan bicara anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia prasekoah (3-5 tahun) di Instalasi Rehabilitasi Medik. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling, jumlah sampel 30 responden berdasarkan kriteria insklusi yang ditetapkan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version (PSDQ) dan Instrumen Kemampuan bicara anak yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman Rank. Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai p value = 0,634 > α = 0,05 artinya H1 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian speech delay pada anak usia prasekoah (3-5 tahun).
Copyrights © 2026