Generator bekapasitas daya 5 watt diaplikasikan kedalam Turbin Angin Sumbu Horizontal setinggi 50 cm dengan jumlah bilah sebanyak 3 unit. Turbin digerakkan menggunakan blower kipas setinggi 50 cm dengan kecepatan angin sebesar 5,5 m/s. Ketika turbin berputar, generator akan menghasil tegangan listrik dc. Jika dihubungkan dengan beban, maka akan timbul arus listrik dan akan menghasilkan daya maksimal sebesar 5 watt. Output turbin angin dihubungkan dengan sistem kontrol yang terdiri dari Mikrokontroler Arduino, driver relay, sensor, LCD 16x2 dan SD card. Semakin besar kecepatan angin yang dihasilkan blower, semakin cepat pula putaran turbin dan akan menghasilkan tegangan output yang semakin besar. Oleh karena itu, diperlukan sistem kontrol pengereman untuk membatasi tegangan pada nilai 12 volt. Sehingga tegangan output turbin angin akan tetap terjaga pada tegangan 12 volt meskipun kecepatan angin semakin tinggi. Sistem kontrol yang dibangun menggunakan metode Proportional-Integral-Derivative (PID) dan berhasil melakukan pengereman turbin angin hingga mencapai nilai target tegangan yaitu sebesar 12 volt dalam waktu 5 detik dengan nilai error steady state 2,08%. Kata kunci: turbin angin, kontrol, pengereman, PID
Copyrights © 2026